Hello World

Hosting 10GB hanya 150rb/Tahun Mau ???
Click --> NWNHost

You are here: Home / Communication / Advertising in the Marketing Process (Periklanan dalam Pemasaran)

Advertising in the Marketing Process (Periklanan dalam Pemasaran)

marketing-and-advertising

Marketing (Pemasaran)

Pemahaman mengenai periklanan dimulai dari pemasaran. Pemasaran adalah “the delivery of standard of living to a society”/ penyampaian standard hidup pada masyarakat. Dengan maksud pemasaran mempunyai standard of living dalam bentuk kebutuhan dan keinginan. Produsen mengetahui apa yang masyarakat inginkan (konsumen) sehingga produsen menciptkan apa yang mereka inginkan dan menjadi kebutuhan, produsen mewujudkan dengan cara memproduksi, mempromosikan, mendistribusikan, dan menjual produksi kepada masyarakat.

AMA (American Marketing Association): pemasaran merupakan kegiatan yang memberikamn arah kepada seluruh aktivitas niaga (the marketing mix “product, price, place, and promotion), di mana produk merupakan perwujudan dari konsep yang telah mengalami proses pengembangan, uji coba, dan produksi yang ditujukan untuk pengguna akhir (kalangan konsumen/ industri), dengan tujuan:

  1. Memenuhi kebutuhan/ keinginan konsumen
  2. Keuntungan, pertumbuhan, kelestarian perusahaan
  3. Tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat

 

Promotion (Promosi)

Merupakan salah satu elemen penting dalam bauran pemasaran (marketing mix). Promosi: “ the act of furthering the acceptance and sale of merchandise by such methods as advertising and publicity, among others”/ tindak lanjut dalam mendukung dan atau menjual barang dagang dengan cara periklanan dan publisitas. Tujuan promosi:

  1. To inform (menginformasikan)
  2. To remind (mengingatkan)
  3. To persuade (membujuk/ meyakinkan)

Pencapaian untuk tujuan promosi melalui :

  1. Advertising
  2. Publicity
  3. Public Relation (PR)
  4. Consumer Promotion
  5. Trade Promotion
  6. Point of Purchase Advertising (POPA)
  7. Personal Selling
  8. Consumer Brands Franchise

 

Advertising (Periklanan)

E Kennedy (1905) periklanan adalah” selling in print”, namun sekarang periklanan menjadi selling via radio, magic lantern on tv, and internet. Periklanan: kegiatan komunikasi massa dengan maksud memengaruhi. AMA “American Marketing Association” memberikan batasan priklanan sebagai “ the paid non personal presentation of goods, services, and ideas by an identified sponsor” / berbagai bentuk presentasi/ penyamapaian barang, pelayanan, dan ide- ide yang sifatnya personal dan didasarkan pada suatu pembayaran oleh sponsor yang diketahui identitasnya.

The new understanding concept about advertising “ periklanan adalah berbagai bentuk kegiatan komunikasi massa yang dibiayai dalam usaha menyampaikan informasi dan persuasi masyarakat mengenai ide, barang, ataupun jasa, dimana pihak yang menyampaikan informasi dan yang mempersuasi itu dapat dikenali dari pesan yang disampaikan. 5 unsur iklan yang mendasari:

  1. Komunikasi massa
  2. Media
  3. Pembiayaan
  4. Persuasi
  5. Sponsor/ penyampai yang dikenal

 

Publicity (Publisitas)

Publisitas adalah perikanan bebas (the advertising), penyamapain informasi melalui media yang tanpa paid (pembayaran) dan tanpa pengawasan oleh sponsor.  Publisitas mencakup bentuk informasi seperti seseorang, barang, atau organisasi yang tanpa dipungut biaya dan tanpa pengawas dari sponsor. Contoh: berita kecelakaan pesawat, berita pasokan bahan tertentu. Yang menonjol dari publisitas adalah unsur pemberitaanyya. Publisitas bias menguntungkan atau merugikan.

 

Public Relation (Hubungan Masyarakat)

PR berusaha menetapkan dan atau mengubah citra positif perusahaan dan produk yang dihasilkan di mata masyarakat. Citra sebagai preferensi/ titik awal pemilihan produk dan kepercayaan konsumen.

 

Consumer Promotion

Merupakan kejadian di mana pengiklan berusaha memengaruhi konsumen dengan penawaran- penawaran khusus, missal: kupon undian berhadiah, kuopn hadiah langsung, potongan harga, dan lainnya. “Kejadian” di sini, merupakan waktu tertentu/ tidak berlangsung secara terus menerus.

 

Trade Promotion 

Merupakan penawaran khusus yang dibuat oleh produsen untuk para pelanggannya dari kalangan trader. Pelanggannya biasanya dari kalangan pedagang perantara baik para pedagang pengecer (retailers) / pedagang grosir (wholeseller). Trade promotion termasuk juga misalnya pebelian barang dengan jumlah tertentu, dan mendapatkan pembebasan biaya gratis untuk sebagiannya, pembelian barang- barang yang sudah dibeli dengan penundaan pembayarannya, termasuk pertukaran pertunjukan dan pameran.

 

Point of Purchase Advertising (POPA)

Suatu upaya yang menarik perhatian pembeli pada saat produ itu dijual. Contoh: pemasangan spanduk, poster- poster, baliho- baliho, garis, lampu kilat, dan pameran produk.

 

Personal Selling

Metode promosi penjualan barang jasa maupun ide yang dilakukan secara personal/ tatap muka. Personal selling dilakukan secara individual, berbeda dengan promosi dan periklanan, serta kegiatan promsi lainnya. Dalam operasinya personal selling bersifat fleksibel disbanding alat promosi lainnya. Hal ini dikarenakan tenaga- tenaga penjualan dapat secara langsung berhubungan dengan konsumen, mengetahui motif, keinginan, dan perilaku konsumen, serta dapat melihat reaksi konsumen sehingga mereka langsung dapat mengadakan penyesuaian seperlunya.

 

Consumer Brand Franchise

Salah satu metode promosi yang memanfaatkan atau menitikberatkan pada kesetiaan/ fanatisme konsumen pada suatu merek produk/ perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">

[+] kaskus emoticons nartzco
Scroll To Top